Ke makam ayah dan berkah sesudahnya……….
Setelah ujian Nasional Berakhir aku
tidak melanjutkan kuliah karena aku tidak mempunyai biaya. Tapi aku tidak malu
dan sedih. Akhirnya aku bekerja di salah
satu warnet disingkil.
Ketika umurku 17 tahun ibu memberiku
kado yang sangat berharga yaitu
tiket mobil ke Abdya. Disanalah ayah dimakamkan. Aku sangat senang sekali.
Karena setelah sekian lama sejak aku lahir aku belum pernah ke makam ayah. Hari
yang ditunggu pun tiba. Aku berangkat ke kampung kelahiranku di ABDYA tepatnya
di Susoh. Aku gak tahu gimana caranya menggambarkan kebahagiaan aku saat itu.
Aku ke makam ayah dan bertemu dengan ketiga saudara dari istri pertama alm Ayah
yaitu Kak Ani, Kak Emi, Dan Bg Mus. Saat itu aku tinggal bersama kakakku Ani.
Dia sudah memiliki 4 anak yaitu Zikri, Rahma, Rahmat, dan Nova.
Setelah kepulangan aku pun memulai
pekerjaanku di warnet. Setiap hari aku pergi jam 8 pagi dan pulang biasanya jam
6 sore. Awalnya pekerjaan itu sangat menyenangkan tapi lama kelamaan sangat
membosankan. Kerja di warnet otomatis aku selalu berhubungan dengan dunia maya
salah satunya Facebook. Facebook adalah salah satu sosmed yang digandrungi
banyak kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.
Berbulan-bulan aku bekerja sampai pada
akhirnya aku memutuskan untuk tidak mau bekerja lagi dan menerima tawaran dari salah satu keluargaku untuk berangkat ke
Banda Aceh. Dia mengajakku untuk kuliah di Banda Aceh dan tinggal bersamanya.
Aku sangat senang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar