Senin, 05 Januari 2015

Pertama Kalinya Aku ke Makam Ayah

Ke makam ayah dan berkah sesudahnya……….
Setelah ujian Nasional Berakhir aku tidak melanjutkan kuliah karena aku tidak mempunyai biaya. Tapi aku tidak malu dan sedih. Akhirnya aku bekerja  di salah satu warnet disingkil.

Ketika umurku 17 tahun ibu memberiku kado yang sangat berharga yaitu tiket mobil ke Abdya. Disanalah ayah dimakamkan. Aku sangat senang sekali. Karena setelah sekian lama sejak aku lahir aku belum pernah ke makam ayah. Hari yang ditunggu pun tiba. Aku berangkat ke kampung kelahiranku di ABDYA tepatnya di Susoh. Aku gak tahu gimana caranya menggambarkan kebahagiaan aku saat itu. Aku ke makam ayah dan bertemu dengan ketiga saudara dari istri pertama alm Ayah yaitu Kak Ani, Kak Emi, Dan Bg Mus. Saat itu aku tinggal bersama kakakku Ani. Dia sudah memiliki 4 anak yaitu Zikri, Rahma, Rahmat, dan Nova.

Setelah kepulangan aku pun memulai pekerjaanku di warnet. Setiap hari aku pergi jam 8 pagi dan pulang biasanya jam 6 sore. Awalnya pekerjaan itu sangat menyenangkan tapi lama kelamaan sangat membosankan. Kerja di warnet otomatis aku selalu berhubungan dengan dunia maya salah satunya Facebook. Facebook adalah salah satu sosmed yang digandrungi banyak kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. 

Berbulan-bulan aku bekerja sampai pada akhirnya aku memutuskan untuk tidak mau bekerja lagi dan menerima tawaran dari salah satu keluargaku untuk berangkat ke Banda Aceh. Dia mengajakku untuk kuliah di Banda Aceh dan tinggal bersamanya. Aku sangat senang.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar