Kamis, 29 September 2016

Alasan Wanita kenapa Belum MENIKAH?

Ketika masih kuliah pertanyaan mengerikannya itu yah seputar, KAPAN WISUDA? Abis wisuda, KAPAN KERJA? Udah kerja, KAPAN NIKAH? Udah nikah, BELOM PUNYA BABY?OMG,,,manusia akhir zaman
Tapi Jangan risau dengan pertanyaan seperti itu, karena:  “pernikahan adalah peristiwamu, bukan milik orang yang menanyaimu”
Dulu, WANITA  sangat menikmati kesendirian mereka, tapi sekarang No. Sejak ada seseorang yang menjadi pemulai pertanyaan pertanyaan terrible itu semuanya berubah.
Si A: kapan nikah?
Si B: jangan ngucapin hepi weding mulu, sendiri kapan nyusul?
Si C: sipolan udah nikah, kamu kapan?
Si D: kuliah sama2, pacaran sama, tapi kok masih ditikung ama kawan yang duluan merid?
Si E: pacaran lama, tapi kok yang nikah orang (“ya iyalah orang, masa monyet”)
Pertanyaan seperti itu udah biasa keluar dari mulut2 mereka yang juga masih sendiri atau yang sudah menikah.  Sebenarnya tanpa kalian tanya pun, semua orang dimuka bumi ini pasti ingin Menikah. Emang ada gitu orang didunia ini yang pengen sendiri terus? Gak ada kan?“Truk aja gandengan masa elu sendiri” apalagi menikah itu melengkapi separuh iman kita.
Shahabat Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu berkata: “Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam:
“Barangsiapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh imannya. Dan hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi.’”[3]
So, WANITA Islam mana yang tidak ingin bertaqwa dan beriman kepadaAllah?saya yakin tidak ada.
Setiap orang pasti mendambakan sebuah pernikahan. Mengakhiri kisah cinta dengan indah di pelaminan. Memulai hidup yang baru dengan seseorang yang kita pilih sebagai pasangan seumur hidup. Menciptakan bahagia bersama dan menjadi rekan yang tangguh dalam menghadapi setiap masalah. 

Tetapi Sebenarnya ada beberapa hal  “alasan kenapa wanita yang masih sendiri dan belum menikah”.
1.      Umur masih muda(masih pengen ngumpul bareng teman, khawatir kebebasannya terampas, atau Sengaja menunda, karena kebetulan mengejar karier)
2.      Belum siap Lahir dan Bathin antara keduanya(baik secara financial maupun kondisi lainnya)
3.      Belum kerja (bagi mereka yang ekonomi keluarga dibawah rata-rata alasan ini sangat dominan karena mereka masih memikirkan hidup keluarganya. Misal dia anak sulung yg harus membantu perekonomian keluarga )
4.      Ada beberapa alasan yang tidak bisa dijelaskan (mungkin karena trauma, pengalaman yang menyakitkan, dan lainnya)
5.      Belum ada pasangan (belum ada yang cocok, tidak satu visi & misi, kalaupun sudah ada mungkin alasan 1,2,3, dan 4
Sebenarnya MENIKAH itu tidak semudah dan tidak sesulit yang kita bayangkan. Dan yang paling terpenting MENIKAH itu bukan ajang PERLOMBAAN atau COBA-COBA. Karena kalian semua bisa bayangkan setelah kita menikah, kita akan melihat dan bertatap muka selama 24 jam. Bangun tidur, makan, duduk, dan tidur lagi kita akan selalu bertemu.  Pertanyaannya, sudah SIAPkah anda?
Jangan anda menikah itu karena ada alasan-alasan tertentu tanpa berfikir panjang terlebih dahulu. Misalnya
1.      Menikah Hanya Karena Dikejar Usia
Kita tidak pernah tahu kapan jodoh kita akan datang dan kita tak pernah bisa memastikan di usia berapa kita akan menikah. Setiap orang memang memiliki targetnya masing-masing, tetapi jika memang belum ditakdirkan menikah maka di usia berapa pun targetmu menikah tidak akan menikah juga. Pada akhirnya SETIAP ORANG AKAN DIPERTEMUKAN DENGAN JODOHNYA MASING-MASING hanya saja waktunya berbeda-beda. Jangan menikah hanya karena dikejar usia. Bukan berarti kamu mau menikah dengan siapa saja hanya karena usiamu sudah cukup atau bahkan lebih untuk menikah. Kecuali kamu mampu berbesar hati menerima segala hal yang akan terjadi dalam rumah tanggamu kelak.
2.      Menikah Hanya Karena Paksaan Orang Tua
Hal ini memang memberikan dilema tersendiri. Disatu sisi belum menemukan seseorang yang teapt, disisi lain ingin memenuhi harapan orang tua melihat pernikahan anaknya. Mungkin sebagian orang tua akan bertindak sebagai mak comblang agar anaknya segera menikah. Jika seseorang yang diperkenalkan padamu sesuai dengan kriteriamu tak ada salahnya mencoba. Tetapi jika sama sekali tidak membuatmu nyaman, jangan memaksakan diri untuk menikahinya hanya karena ingin menyenangkan hati orang tua. Kamu bisa membicarakannya dengan baik-baik kepada orang tua. KARENA PERNIKAHANMU ADALAH TANGGUNG JAWABMU, RUMAH TANGGAMU ADALAH TENTANGMU BUKAN TENTANG ORANG TUA. Mereka hanya sebagai pendukung, tetap saja kamu yang harus menjalaninya. Jadi pertimbangkan kembali sebelum memaksakan diri dalam pernikahan tersebut.
3.      Menikah Hanya Karena Teman-Temanmu Sudah Menikah
Memang terkadang ada rasa cemburu melihat teman-teman sudah menikah bahkan punya anak. Tetapi bukan berarti kita harus menikah secepatnya dengan siapa saja yang datang menawarkan diri. Sekali lagi, pernikahanmu adalah TANGGUNG JAWABMU. Menikah berarti hidup bersama selamanya, jika kamu asal menikah maka kamu juga harus siap dengan rumah tangga yang asal-asalan. Bersabarlah, akan tiba waktunya kamu akan menikah juga.
4.      Menikah Hanya Karena Menginginkan Harta
Terdengar drama memang, faktanya ada beberapa orang yang menikah dengan pertimbangan harta. Tidak ada yang salah, setiap orang berhak atas hidup yang lebih baik. Tetapi jangan memaksakan diri, karena pada akhirnya hanya akan menyakiti diri sendiri. Tidak semua keluarga orang kaya memperlakukan anak miskin dengan baik, itu adalah kenyataan. Status sosial masih sangat berpengaruh. Jadi pertimbangkan baik-baik, MENIKAH MEMANG MEMBUTUHKAN UANG TETAPI TETAP SAJA UANG BUKAN SATU-SATUNYA ALASAN UNTUK BERUMAH TANGGA.

Jangan jadikan semua alasan diatas sebagai alasanmu untuk segera menikah. Tapi yang terpenting juga jangan berpikiran untuk segera menikah  sebagai salah satu  solusi atas segala perkara kehidupan. Semacam gelanggang pelarian untuk hengkang dari masalah-masalah yang sedang dihadapi. Ya, memang pernikahan adalah bahtera yang membawa manusia mengarungi utuhnya kehidupan. Namun, bukankah mengarungi lautan masih harus berhadapan dengan badai dan gelombang ganas. Setiap tahapan kehidupan memiliki tantangannya masing-masing. Begitu pula dengan pernikahan. Sungguh, agak mengerikan juga ketika pernikahan dikira sebagai solusi atas semua masalah. Ironis. Sebab di dalam rumah tangga, manusia masih akan dihadang tantangan yang lain. Jangan sampai menggali lubang untuk menutup jurang. Resikonya akan sangat melelahkan dan menghabiskan energi karena perkara tak pernah selesai.
Jadi, perlu digaris bawahi bahwa Perempuan yang belum menikah bukan karena mereka menunda atau terlalu banyak memilih sehingga belum menemukan tambatan hati, tetapi ada hal yang lebih penting yang harus mereka fikirkan sebelum mereka menuju satu jenjang yang lebih tinggi dari jenjang ketika mereka masih sendiri. Kita kembali lagi ke masalah perekonomian, bahwa perempuan yang ekonomi keluarganya berada dibawah rata-rata memiliki lebih banyak alasan kenapa belum menikah. Misalnya, mereka masih memikirkan orang tua yang sudah berjuang keras selama ini, bagaimana kehidupan keluarganya setelah menikah, dll.
Tapi apapun itu kita harus ingat bahwa, pernikahan adalah cara untuk membentengi martabat manusia dari perbuatan kotor dan keji. Jika kamu sudah mampu secara lahir dan bathin, maka MENIKAHLAH.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Wahai para pemuda! Barangsiapa di antara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah, karena nikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barangsiapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia shaum (puasa), karena shaum itu dapat membentengi dirinya.”[1]
Semoga artikel ini sedikit dapat memberikan pencerahan bagi kita semua (khususnya bagi saya sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, dijauhkandari segala yang buruk-buruk dan kedepannya menjadi orang yang lebih baik lagi.). Artikel ini juga tidak bermaksud menggurui siapapun (karena diri sendiri masih harus banyak belajar). Tujuannya hanya untuk memberikan sedikit pengalaman tentang fenomena yang terjadi (dari diri sendiri).  Bagi yang belum Menikah, bersabarlah semua akan indah pada waktunya. Yang akan menikah, bersegeralah semoga diberi kelancaran dan dijauhkan dari segala yang buruk. Dan yang sudah menikah, semoga keutuhan rumah tangga terjaga, dijauhkan dari yang buruk, dan semoga bisa membawa pada keberkahan dunia walakhirat. Juga untuk saya sendiri, semoga dijauhkan dari sesuatu yang buruk dan kedepannya menjadi orang yang lebih baik.


CONTOH CURRICULUM VITAE

CURRICULUM VITAE
DATA PRIBADI
Nama                                       : Iyusmidar Arif . S.Pd
Tempat & Tanggal Lahir         : Susoh, 11 April 1993
Agama                                     : Islam
Alamat                                     : Drien Rampak Kec. Johan Pahlawan. Kab Aceh Barat
Nomor Hp                               : +6282361000000
Email                                       : iyusmidararif@ymail.com

RIWAYAT PENDIDIKAN
2011 sampai dengan 2015      : STKIP Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh IPK 3,77
2007 sampai dengan 2010      : MAN Singkil
2004 sampai dengan 2007      : MTsN Singkil
1998 sampai dengan 2004      : MIN Singkil

PENGALAMAN KERJA
1.      Periode 4 januari s/d 4 April 2015 Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA 3 Banda Aceh.
2.  Periode Januari 2016 s/d Mei 2016 : Guru TIK di MTsN Singkil (Tekhnologi Informasi dan Komunikasi).

PENGALAMAN ORGANISASI
1.      2014 sampai dengan 2015: Bendahara IMAKIPSI(Ikatan Mahasiswa Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Se-Aceh.
KEAHLIAN TAMBAHAN
1.      Keahlian komputer yaitu Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft Powerpoint.
2.      Keahlian Writing, Listening, Reading, & Speaking dalam Bahasa Inggris






Surat Lamaran Pekerjaan Btpn Syariah

Kepada YTH,
HRD Btpn Syariah

Lampiran         : 5(Lima) Lembar
Hal                   : Surat Lamaran Pekerjaan

Dengan Hormat,
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama                           : Iyusmidar Arif . S.Pd.
Tempat Tanggal Lahir: Susoh, 11 April 1993.
Umur                           : 24 Tahun.
Pendidikan Terakhir    : S-1 Bahasa Inggris.
Alamat                         : Drien Rampak. Kec Johan Pahlawan. Kab Aceh Barat.
No Hp                         : 082360000000
Email                           : iyusmidararif@ymail.com

Sehubungan dengan adanya informasi terkait dengan dibukanya lowongan pekerjaan di Btpn Syariah, maka dengan  ini saya bermaksud untuk mengajukan surat lamaran kerja guna dapat menempati posisi tersebut.

Bersama dengan surat ini, berikut saya lampirkan dokumen administratif:

1.      Fotocopy Izajah yang telah dilegalisir
2.      Fotocopy Transkrip Nilai yang telah dilegalisir
3.      Fotocopy  CV (Curriculum Vitae)
4.      Fotocopy KTP
5.      Photo Postcard
Demikian surat lamaran kerja ini saya buat berdasarkan kondisi saya yang sebenarnya. Apabila dikemudian hari terdapat perbedaan, maka saya sepenuhnya siap bertanggung jawab. Atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.
Meulaboh, 29 September 2016
Hormat Saya,



Iyusmidar Arif,S.Pd